10 Ide Bisnis Kecil yang “Cuan”nya Lumayan untuk Pesantren

Musim Pandemi Covid-19 , segala aktivitas dibatasi. Meski demikian, kondisi itu bukan berarti menjadikan kreativitas ikut terhambat, termasuk di antaranya dalam mencari peluang usaha. Apalagi sekarang kao udah kena pembatasan beraktivitas. Berikut 10 peluang usaha yang cocok dijalankan selama pandemi di Pesantren.

1. Makanan / Kuliner / Cemilan

Yuk Ikut Kontes Masak Makanan Kampung Halaman, Berhadiah Perlengkapan Masak

Semua orang butuh makan apapun kondisinya. Karenanya sektor inipun bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan di masa pandemi.Terlebih selama pandemi, aturan menyatakan bahwa sektor usaha makanan tetap diizinkan beroperasi asalkan mengikuti peraturan.

2. Jasa Desain Grafis

Laptop Keren Seharga Rp 4 Jutaan untuk Desainer Grafis Pemula

Jasa desain grafis bisa memiliki peluang bagus untuk diterapkan selama pandemi. Terlebih banyak individu atau lembaga yang membutuhkan konten visual untuk berbagai kepentingan, seperti promosi.

3. Jual Pulsa/Paket Data/Token Listrik

Tips Memaksimalkan Usaha Jual Pulsa Di Rumah Halaman all - Kompasiana.com

Di masa penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), muncul juga peraturan belajar atau bekerja dari rumah.Hal ini menyebabkan kebutuhan akan internet meningkat. Kondisi ini menyiratkan bahwa bisnis penjualan pulsa dan paket data bisa menjadi sangat prospektif di masa ini.

4. Jual Masker

Modus Jual Masker Murah, Wanita Muda Ini Tipu Korban Rp28 Juta

Penggunaan masker kini telah menjadi sebuah kewajiban bagi semua orang. Bukan hanya untuk orang yang sakit, tapi juga orang sehat. Berangkat dari situasi ini, menjual masker kain pun bisa menjadi ide usaha yang potensial dijalankan selama masa pandemi.

5. Penulis Lepas

Tips Penulis Lepas: Bangun Portfolio yang Bagus | Ardiawan.com

Menjadi penulis lepas juga merupakan usaha yang bisa dijalankan selama penerapan PSBB. Terlebih inspirasi dan kegiatan menulis sebenarnya bisa dilakukan di mana saja. Tulisan menarik bisa menjadi incaran banyak publisher yang kemudian bisa menghasilkan uang bagi si penulisnya.

6. Jual Hand Sanitizier

Harga Hand Sanitizer di Pasar Pramuka Jakarta Timur Meroket, Paling Murah  Rp 25 Ribu - Tribunnews.com Mobile

Menjaga kebersihan dengan menggunakan hand sanitizer juga menjadi sebuah kewajiban saat ini. Penggunaan hand sanitizer dengan kadar alkohol tertentu diyakini ampuh membunuh kuman. Oleh karena peminatnya tinggi, maka bisnis ini juga dinilai potensial untuk diterapkan saat ini.

7. Jual Sembako

6 Tips Usaha Warung Sembako. Modal Kecil, Untung Melimpah!

Kebutuhan sembako ini sangat diperlukan oleh masyarakat. Di saat pandemi, peluang usaha ini cukup menjanjikan mengingat kebutuhan masyarakat akan sembako cukup tinggi. Saat ini toko sembako juga sudah bisa bekerja sama dengan perusahaan transportasi online.

8. Investasi Emas

Ini Lho 5 Keuntungan Investasi Emas Batangan, Yuk Dicoba!

Harga emas yang terus menanjak bisa menjanjikan keuntungan berlipat untuk masa depan.Karenanya, berinvestasi emas bisa menjadi peluang menjanjikan untuk mendongkrak perekonomian. Saat ini beberapa toko emas sudah melayani pemesanan secara online untuk membuat nasabah tetap merasa aman dan nyaman.

9. Jasa Pembuatan Video

4 Alasan Mengapa Brand Perlu Membuat Video Company Profile

Banyak hal kreatif yang bisa dilakukan selama di rumah saja untuk menghilangkan rasa bosan. Di antaranya membuat video. Kondisi ini bisa melahirkan usaha kreatif berupa jasa pembuatan video yang nantinya bisa digunakan untuk kepentingan komersil maupun non komersil biasanya dibutuhkan untuk Event Video Conference Kantor, Kampus, Sekolah, Pernikahan dsbnya.

10. Jual Pakaian

Penyakit Kulit Ini Bisa Timbul dari Pakaian Bekas yang tidak Bersih -  Sriwijaya Post

Meskipun toko-toko baju offline yang ada di pusat perbelanjaan ditutup, namun pembelian baju tetap bisa dilakukan. Para pengusaha baju kini mulai melebarkan sayap dengan menjual bajunya secara online. Hal ini sekaligus memberikan kemudahan bagi konsumen karena faktanya meski pandemi kebutuhan masyarakat terhadap baju tetap ada.